Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 13:04:27【Resep Pembaca】716 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(58)
Artikel Terkait
- Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
- Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
- Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72
- Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
Resep Populer
Rekomendasi

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel

Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen

Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Kementerian HAM pastikan pemulihan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta

Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan

Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot